Golovinamari.com – Polisi menangkap dua pria yang diduga melakukan penyiraman air keras di kawasan Jalan Dharma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu malam. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Resmob Polda dan dikonfirmasi oleh AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Kasat Reskrim Polsek Metro Jakarta Barat.
Insiden ini terjadi setelah korban dan pelaku terlibat cekcok saat bermain futsal di lokasi yang sama. Menurut keterangan warga bernama Slamet, konflik tersebut berawal dari perselisihan yang mungkin disebabkan oleh permainan yang emosional, kemudian berlanjut ke aksi kejar-kejaran di jalan. “Korban sempat dikejar pelaku yang berboncengan sepeda motor,” ucap Slamet.
Setelah kejar-kejaran, pelaku diduga menyiramkan air keras ke arah korban yang sedang mengendarai sepeda listrik. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka parah di bagian tubuh sebelah kanan. Warga di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke klinik terdekat dalam keadaan sadar untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan pelaku tersebut. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap latar belakang dari insiden yang menghebohkan ini. Kejadian ini menyoroti potensi bahaya dari penggunaan air keras sebagai alat kekerasan, yang kerap merugikan banyak pihak.