Golovinamari.com – Dokter spesialis jantung Siloam Hospitals, dr. Emanoel Oepangat, mengungkapkan pentingnya pemahaman tentang hubungan antara varises dan insufisiensi vena kronis (CVI). Dalam sebuah sesi penjelasan, dr. Emanoel menjelaskan bahwa varises, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang terlihat di permukaan kulit, sering kali menjadi tanda awal dari CVI yang lebih serius.
Insufisiensi vena kronis merupakan kondisi medis di mana darah tidak dapat mengalir dengan baik dari kaki kembali ke jantung, yang menyebabkan penumpukan darah di kaki. Menurut dr. Emanoel, jika varises tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti ulkus vena dan trombosis. “Penting untuk mengenali gejala awal dan mendapatkan penanganan secepatnya,” ungkapnya.
Pengobatan untuk varises dan CVI beragam, mulai dari perubahan gaya hidup, terapi kompresi, hingga prosedur medis yang lebih invasif. dr. Emanoel menyarankan agar pasien yang mengalami gejala seperti pembengkakan, nyeri, atau kelelahan di daerah kaki segera berkonsultasi dengan dokter. “Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah masalah lebih serius di kemudian hari,” tambahnya.
Dalam dunia medis, kesadaran akan kesehatan vena menjadi semakin penting, mengingat prevalensi kondisi ini yang tinggi di masyarakat. Edukasi mengenai varises dan CVI merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama mereka yang berisiko. Penanganan yang komprehensif diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dan meningkatkan kualitas hidup pasien yang terkena penyakit ini.