Golovinamari.com – Doa untuk wafat di Tanah Suci Makkah dan Madinah menjadi perbincangan di kalangan umat Muslim, terutama terkait dengan informasi bahwa hal tersebut merupakan sunnah. Dalam pandangan beberapa ulama, berdoa untuk mengakhiri hidup di tempat suci mendapatkan keutamaan spiritual, sama halnya dengan mengharapkan mati syahid.
Ustaz dr. Raehanul Bahraen menjelaskan bahwa terdapat dasar dari hadis Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan agar umat Islam berkeinginan untuk meninggal di Madinah. Dalam sebuah hadis, Nabi menyatakan, “Barangsiapa yang ingin mati di Madinah, maka matilah di sana, sesungguhnya aku akan memberi syafa’at bagi orang yang mati di sana” (HR Ahmad dan Tirmidzi).
Namun, penting untuk ditekankan bahwa keinginan untuk wafat di Tanah Suci haruslah alami dan bukan hasil dari usaha yang disengaja, seperti menciptakan kondisi berbahaya bagi diri sendiri. Kematian di tempat suci harus sesuai dengan takdir Allah. Hal ini dikuatkan oleh At-Tibi yang mengatakan bahwa keinginan untuk wafat di Madinah tidak tergantung pada usaha manusia, tetapi sepenuhnya berada di tangan Allah.
Dengan demikian, doa untuk wafat di tanah suci dapat diimplikasikan dalam rangka menjalin kedekatan spiritual dengan Allah, dan diharapkan agar setiap orang dapat menjalani kehidupan dengan baik tanpa harus menciptakan kondisi untuk meninggal secara tidak wajar. Mari kita jaga niat suci ini dan serahkan segalanya kepada takdir yang terbaik bagi kita.