Golovinamari.com – Borneo FC akan berjuang keras meraih kemenangan di sisa 13 laga Super League 2025-2026 setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Dewa United pada 20 Februari 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, dan membuat Borneo FC turun ke posisi ketiga klasemen dengan 46 poin dari 21 pertandingan. Kekalahan ini menjadi dorongan bagi pelatih Fabio Lefundes untuk memperbaiki performa tim ke depannya.
Seiring dengan hasil buruk ini, Borneo FC kini berada di belakang Persija Jakarta yang mengumpulkan 50 poin dari 23 laga, sementara posisi puncak ditempati oleh Persib Bandung dengan poin yang sama. Performa tim saat ini menuai tantangan besar untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas.
Meskipun demikian, Lefundes tetap optimis terhadap kemampuan timnya. Ia menegaskan bahwa mereka akan bekerja keras untuk mendapatkan poin maksimal di setiap pertandingan. “Target kami sejak awal adalah meraih poin sebanyak mungkin. Sekarang kami sudah memainkan 22 pertandingan dan baru tergeser ke posisi ketiga,” ujar Lefundes.
Dengan sisa waktu yang semakin terbatas, Borneo FC diharapkan dapat kembali mengumpulkan momentum positif. Ditambah dengan kepercayaan diri yang belum pudar, tim berjuluk Pesut Etam ini akan berfokus untuk meningkatkan permainan dan menghadapi tantangan yang ada di depan.
Melihat intensitas kompetisi Super League, setiap laga menjadi sangat krusial untuk tim-tim yang bersaing memperebutkan gelar juara. Dengan strategi yang tepat dan semangat juang yang tinggi, Borneo FC berupaya untuk memperbaiki posisi mereka sebelum akhir musim.