Golovinamari.com – Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas pada nomor lead di World Climbing Series yang berlangsung di Praha, Republik Ceko, pada 8 Juni 2026. Ini menjadikannya sebagai atlet Indonesia pertama yang berhasil mencapai prestasi tersebut.
Putra, yang dikenal dengan panggilan Srondeng, menunjukkan performa luar biasa di babak final, berhasil mencetak skor 43 dan menandai keunggulannya atas atlet papan atas dunia. Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bagi negara, yang diungkapkan oleh Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, dalam pernyataan resminya.
Namun, perjalanan menuju podium tidaklah mudah. Putra harus bersaing ketat dengan atlet-atlet elit, termasuk Neo Suzuki dari Jepang, yang meraih posisi kedua dengan skor 39, dan Jakob Schubert dari Austria di posisi ketiga dengan skor 37. Performa memukau Putra sudah terlihat sejak babak kualifikasi, di mana ia mengamankan posisi delapan besar dan melanjutkan ke semifinal dengan peringkat ketiga.
Keberhasilan ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam performa Putra, setelah sebelumnya ia hanya mampu menyelesaikan di peringkat keenam pada World Climbing Series di Koper, Slovenia, pada September 2025. Dengan prestasi ini, Putra membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di nomor lead, sebuah langkah penting untuk membawa panjat tebing Indonesia lebih bersinar di kancah internasional.
Selain prestasi individual, keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda atlet panjat tebing di Indonesia dan menunjukan bahwa negara ini berpotensi menjadi kekuatan baru dalam olahraga panjat tebing dunia.