Golovinamari.com – Harga emas batangan bersertifikat Antam mencatatkan rekor tertinggi pada Selasa, 20 Januari 2026, dengan lonjakan sebesar Rp32.000, mencapai Rp2.737.000 per gram. Kenaikan ini memicu optimisme di kalangan investor bahwa tren positif harga akan berlanjut pada Rabu, 21 Januari 2026.
Lonjakan harga emas dunia, yang kini menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons, dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump. Ia mengancam akan mengenakan tarif tambahan hingga 25% pada delapan negara Eropa jika kesepakatan mengenai kedaulatan Greenland tidak tercapai. Ketegangan ini berfungsi sebagai pendorong utama bagi investor untuk beralih ke emas sebagai instrumen aman di tengah ketidakpastian politik.
Meskipun tren saat ini menunjukkan potensi bullish, para analis mengimbau agar para investor tetap waspada terhadap aksi ambil untung, terutama karena indikator RSI menunjukkan posisi overbought. Untuk perdagangan Rabu, level penting telah ditetapkan, dengan resistance pertama di Rp2.750.000 per gram dan target resistance kedua di Rp2.820.000 per gram. Di sisi lain, support pertama berada di Rp2.638.000 per gram, sementara support kedua di Rp2.560.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback emas Antam juga meningkat signifikan menjadi Rp2.578.000 per gram. Kenaikan harga ini mengukuhkan posisi emas sebagai aset safe-haven yang paling dicari dalam situasi ketidakpastian, terutama menjelang pertemuan Federal Reserve akhir Januari 2026. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berharga di tengah fluktuasi pasar yang tinggi.