Golovinamari.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sangat penting dalam mengatasi masalah kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Gorontalo, Rabu. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan perlunya masyarakat, termasuk petani dan nelayan, untuk mendukung program tersebut.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa kebutuhan pangan merupakan hal yang mendasar dan mendesak. Ia menanggapi pandangan skeptis tentang MBG dan mengajak semua pihak untuk mendalami mengenai kondisi nyata yang dihadapi masyarakat yang kelaparan. “Tidak ada yang lebih mendesak daripada perut yang lapar,” tambahnya.
Peringatan dari berbagai lembaga internasional terkait potensi peningkatan angka kelaparan global juga menjadi perhatian Prabowo. Ia menyoroti bahwa jumlah orang yang mengalami kelaparan di dunia terus meningkat, sehingga memperkuat ketahanan pangan domestik menjadi tanggung jawab setiap negara.
Meskipun begitu, Prabowo optimis dengan kondisi pangan di Indonesia yang kini menunjukkan perbaikan dengan produksi yang meningkat, bahkan menghasilkan surplus pada beberapa komoditas. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk membantu negara lain dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
Program MBG tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga untuk mendukung penyerapan hasil pertanian dan perikanan lokal. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional demi melindungi masyarakat dari krisis pangan yang mungkin terjadi di tingkat global.