Golovinamari.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada acara bertajuk “Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition” yang berlangsung di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu lalu. Prabowo menegaskan, “Saya tidak mau uang rakyat dicuri,” sebuah pernyataan yang menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keberhasilan program tersebut.
Pemerintah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan MBG bebas dari penyalahgunaan wewenang dan penyelewengan. Langkah ini diambil setelah penerimaan laporan yang menunjukkan adanya kekurangan dan dugaan penyimpangan di lapangan, sehingga diperlukan penggantian sejumlah pihak dalam pelaksanaannya. Menurut Prabowo, keputusan tersebut mengingatkan pada pesan ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang menekankan pentingnya berpihak kepada rakyat dalam setiap langkah.
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menyoroti kualitas kepemimpinan sebagai faktor penentu keberhasilan organisasi, termasuk dalam menjalankan Program MBG. Ia menyebutkan, “Pemimpin baik, organisasi baik,” dan menekankan bahwa pemimpin yang tidak jujur akan berpengaruh negatif terhadap pelaksanaan program.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat MBG, Presiden menekankan peran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai pelaksana utama program di lapangan. Lulusan SPPI telah dipersiapkan untuk mengelola pelaksanaan program dengan menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Prabowo meminta pengelola dapur MBG dan SPPI untuk meningkatkan pengawasan serta profesinalisme demi menjaga kepercayaan masyarakat. “Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” tegasnya, mendorong semua pihak untuk bekerja dengan maksimal demi keberhasilan program ini.