Golovinamari.com – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meluncurkan program sekolah gratis di 67 sekolah swasta untuk siswa yang tidak berhasil dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sekolah negeri. Kebijakan ini bertujuan menjamin hak pendidikan bagi anak-anak, terutama di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang terus menjadi isu setiap tahun.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena gagal masuk sekolah negeri. “Seluruh biaya pendidikan bagi siswa yang dialihkan ke sekolah swasta akan ditanggung Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya pada Minggu, 28 Juni 2026.
Setiap tahun, banyak siswa di Makassar gagal masuk sekolah negeri karena ketimpangan antara jumlah pendaftar dan kapasitas yang tersedia. Pada tahun ini, jalur pendaftaran dibuka dari 22 hingga 26 Juni, sedangkan pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 27 Juni 2026. Program sekolah gratis ini diharapkan menjadi solusi bagi orang tua dan siswa.
Selain itu, Munafri juga menyatakan komitmennya untuk menghapus stigma bahwa sekolah swasta adalah pilihan kedua. Ia ingin memperkuat kualitas pendidikan di sekolah swasta, termasuk di lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. “Kami ingin semua anak mendapatkan layanan pendidikan yang setara, di mana pun mereka bersekolah,” tuturnya.
Di samping itu, Pemkot Makassar akan membatasi penggunaan gawai di sekolah dan meningkatkan pelajaran agama serta pendidikan akhlak dalam kurikulum. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang memiliki akhlak baik di tengah tantangan era digital. Dengan demikian, Makassar berupaya mengembangkan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan inklusif.