Golovinamari.com – Pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran yang direncanakan di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026, telah resmi dibatalkan. Kementerian Luar Negeri Swiss mengonfirmasi pembatalan tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh RIA Novosti dan diikuti oleh Reuters.
Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Iran. Namun, ia belum berangkat ke Swiss kerana terdapat isu teknis yang belum diselesaikan terkait pembicaraan tersebut. Meskipun pembicaraan ini tidak terjadi, baik Iran maupun AS telah mengonfirmasi bahwa draf MoU telah selesai disusun pada 14 Juni.
Pada Kamis, kedua negara berhasil melakukan penandatanganan MoU tersebut secara daring. MoU ini menandai langkah menuju akhir konflik militer yang dimulai sejak 28 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut, terdapat ketentuan yang memberikan waktu 60 hari untuk merundingkan kesepakatan akhir mengenai program nuklir Iran dan sanksi yang diberlakukan oleh AS.
Dokumen ini juga menetapkan batas waktu untuk pencabutan blokade laut oleh AS dan pemulihan lalu lintas pelayaran Iran di Selat Hormuz. Ketidakhadiran dalam pertemuan ini menunjukkan tantangan yang masih dihadapi kedua negara dalam mencapai kesepakatan yang diinginkan.
Dengan pembatalan ini, harapan untuk meredakan ketegangan antara AS dan Iran kembali menghadapi hambatan. Diperlukan upaya lebih lanjut untuk menyelesaikan isu-isu mendetail yang ada sebelum momen dialog dapat terwujud kembali.