Golovinamari.com – Meta baru-baru ini meluncurkan fitur kontrol orang tua yang inovatif di WhatsApp, bertujuan untuk melindungi remaja berusia 13 hingga 17 tahun dalam penggunaan platform. Fitur ini diperkenalkan sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran mengenai keamanan daring, termasuk ancaman perundungan siber dan interaksi yang tidak diinginkan.
Dengan fitur ini, orang tua dan wali memiliki wewenang untuk mengelola pengaturan privasi dan keamanan akun anak. Mereka dapat menentukan siapa yang diperbolehkan melihat foto profil anak mereka serta siapa yang dapat menambahkannya ke dalam grup. Selain itu, orang tua dapat mengontrol penggunaan fitur Status dan Saluran (Channels), memastikan anak mereka tidak terpapar konten yang tidak sesuai.
Meta memberikan opsi bagi orang tua untuk menetapkan PIN khusus, yang berfungsi sebagai pengaman agar anak tidak dapat mengubah pengaturan yang telah dipilih tanpa sepengetahuan mereka. Selain itu, orang tua akan menerima notifikasi ketika anak mereka bergabung atau keluar dari grup, serta ketika grup yang mereka ikuti mencapai jumlah anggota tertentu.
Perusahaan ini juga telah memperkenalkan mode “Konten Terbatas” untuk Meta AI, yang memungkinkan orang tua membatasi jenis interaksi yang dapat dilakukan remaja dengan asisten AI. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Meta dalam meningkatkan keselamatan daring dan memberikan ketenangan bagi orang tua.
Fitur ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pengalaman pengguna WhatsApp, sekaligus memberikan alat bagi orang tua untuk dapat lebih terlibat dalam dunia maya anak-anak mereka, memastikan interaksi yang aman dan positif.