Golovinamari.com – Media Vietnam menyoroti keanehan aturan dalam FIFA ASEAN Cup 2026 menjelang laga antara Timnas Malaysia dan Timnas Vietnam. Pertandingan ini akan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan merupakan perebutan tempat ketiga turnamen.
Salah satu aturan yang menjadi sorotan adalah pemutihan kartu kuning. Penyerang Timnas Malaysia, Bergson da Silva, yang baru-baru ini menerima dua kartu kuning pada fase grup, dinyatakan tidak akan dikenai skorsing. Kartu kuning tersebut didapatnya saat menghadapi Bangladesh dan Singapura. Menurut laporan, aturan FIFA ASEAN Cup mengizinkan semua kartu kuning yang diterima setelah dua pertandingan pertama fase grup dibatalkan, sehingga Bergson dapat ambil bagian dalam laga penting ini.
Media setempat menyatakan bahwa meski pemutihan kartu kuning bukan hal baru di turnamen internasional, format unik FIFA ASEAN Cup yang berlangsung singkat menjadi faktor. Aturan ini bertujuan untuk memastikan tim dapat menurunkan skuad terkuat saat perebutan tempat ketiga atau final.
Lebih lanjut, baik Timnas Vietnam maupun Malaysia tidak akan kehilangan pemain kunci akibat skorsing dalam pertandingan mendatang. Hal ini menambah ketegangan kompetisi antara kedua tim, di mana keduanya akan berebut tempat ketiga dalam turnamen bergengsi ini. Dalam konteks yang lebih luas, aturan ini mencerminkan upaya organisasi untuk melindungi integritas kompetisi sambil meningkatkan daya tarik pertarungan di lapangan.