Golovinamari.com – Dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi, Lazada Indonesia bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan menggelar pelatihan ‘UMKM Bangkit’ di Karibia Boutique Hotel, Medan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 Maret dan dihadiri oleh sekitar 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai sektor.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digitalisasi pelaku UMKM agar lebih kompetitif di tengah perubahan pasar. Dalam acara tersebut, peserta menerima edukasi mengenai strategi penjualan online dan teknik fotografi produk. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang membuka acara ini, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan e-commerce untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja baru.
Rico juga menggarisbawahi tantangan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti perencanaan usaha yang belum matang dan kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital. Ia menyatakan, “Pelaku UMKM harus memahami strategi penjualan dan memanfaatkan platform digital untuk berkembang.”
Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyoroti pentingnya transformasi digital bagi UMKM. Ia mengapresiasi inisiatif pelatihan tersebut yang diharapkan dapat memperkuat produktivitas dan efisiensi usaha. Riza menekankan bahwa penguatan dalam digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan untuk tetap relevan di pasar yang dinamis.
Lazada melalui inisiatif ‘Naik KeLaz’ berkomitmen untuk memberdayakan UMKM di Indonesia dengan membantu mereka beradaptasi pada perkembangan teknologi, sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar dan kinerja penjualan yang berkelanjutan.