Golovinamari.com – Volume lalu lintas kendaraan di tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mengalami peningkatan signifikan menjelang Idulfitri 1447 H. Peningkatan ini tercatat antara H-10 hingga H-1 Lebaran, yaitu dari 11 hingga 20 Maret 2026.
Menurut Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek melalui gerbang tol utama mencapai 1.468.902. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana tercatat 1.430.119 kendaraan.
Detail lebih lanjut menunjukkan bahwa Gerbang Tol Cengkareng, yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta, mencatat 685.453 kendaraan, naik 3,25%. Gerbang Tol Cikupa menuju Merak mencatat 437.783 kendaraan, meningkat 1,93%. Puncak pengalokasian kendaraan terjadi di Gerbang Tol Ciawi 1 dengan total 354.666 kendaraan, mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5,62% dibandingkan periode sebelumnya.
Di Jawa Barat, arus kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya juga menunjukkan peningkatan, dengan total 686.617 kendaraan, naik 1,46% dari tahun lalu. Gerbang Tol Cileunyi mencatat volume kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya mencapai 370.346 kendaraan, meningkat 5,36%, tetapi Gerbang Tol Pasteur turun 2,75% dengan 316.271 kendaraan.
Widiyatmiko memprediksi bahwa lonjakan volume lalu lintas ini akan berlanjut hingga hari pertama dan kedua Idulfitri, di mana masyarakat akan melakukan silaturahmi dan berwisata. Untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga menyediakan berbagai fasilitas, termasuk rest area di tempat strategis.
Pengguna jalan diharapkan mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi optimal, dan memperhatikan saldo uang elektronik untuk transaksi tol. Jasa Marga juga merekomendasikan pengguna untuk terus mengikuti informasi lalu lintas terkini demi kelancaran perjalanan mudik.