Golovinamari.com – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DKI Jakarta mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait nasib para pekerja yang terdampak eksekusi kawasan Hotel Sultan. Dalam konferensi pers yang diadakan di kantor DPD KSPSI DKI Jakarta pada Rabu (24/6), pengurus dan perwakilan pekerja yang hadir mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk melindungi hak-hak para pekerja serta memberikan kepastian masa depan mereka.
Dari konferensi pers, Sekretaris Umum PP FSP Parekraf KSPSI M Asrul Ramadhan menekankan bahwa para pekerja Hotel Sultan adalah tenaga profesional yang telah berdedikasi selama bertahun-tahun. Ia mengharapkan perhatian khusus dari pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada mereka jika ada manajemen baru yang mengelola kawasan tersebut. Asrul menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam setiap kebijakan yang diambil terkait masa depan Hotel Sultan, karena keputusan ini akan berpengaruh besar bagi kehidupan ratusan keluarga.
Ketua PD FSP Parekraf KSPSI DKI Jakarta H Usman menambahkan bahwa para pekerja yang terdampak seharusnya mendapatkan prioritas jika operasional hotel kembali dibuka. Ia mengingatkan bahwa mereka bukan tenaga kerja baru, melainkan profesional berpengalaman yang telah berkontribusi signifikan selama ini.
Ketua DPD KSPSI DKI Jakarta Syamsul Bahri mengajak semua pihak untuk berpihak pada kemanusiaan dan memperhatikan nasib pekerja yang terpengaruh. Ia menyatakan pentingnya pemerintah mendengar aspirasi pekerja serta cepat menindaklanjuti untuk menghadirkan solusi adil. KSPSI DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal perjuangan pekerja demi kepastian dan keadilan, menegaskan bahwa masalah yang dihadapi bukan hanya tentang pengelolaan kawasan, melainkan juga tentang masa depan banyak keluarga yang bergantung pada sektor perhotelan.