Golovinamari.com – Simon Grayson, asisten pelatih Timnas Indonesia, mengungkapkan bahwa ia menerima tugas unik dari pelatih kepala John Herdman. Grayson berperan sebagai “mata di langit”, bertugas memantau jalannya pertandingan dari sudut pandang yang berbeda, agar dapat memberikan masukan strategis kepada tim.
Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di kanal YouTube Astro Arena, Grayson menjelaskan bahwa perannya adalah untuk mengamati gerakan tim sendiri dan lawan, serta memberikan arahan kepada bangku cadangan terkait strategi menyerang dan bertahan. “Saya melihat ke bawah dan berkomunikasi dengan bangku cadangan mengenai apa yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Perangkat tanggung jawab Grayson tidak hanya terbatas pada pengamatan selama laga. Ia juga harus menjalin komunikasi dengan Herdman, terutama saat jeda turun minum, di mana waktu singkat ini digunakan untuk berdiskusi tentang persiapan dan kondisi lawan. “Saya perlu dua menit untuk berdiskusi dengan John mengenai hal tersebut,” tambahnya.
Grayson menekankan pentingnya analisis menyeluruh terhadap tidak hanya kemampuan individu pemain lawan, tetapi juga kekuatan dan kelemahan tim lawan secara keseluruhan. “Ini adalah pengalaman yang menyenangkan karena bukan sekadar memerhatikan bakat pemain, tetapi juga memahami aspek lain dari permainan lawan,” tuturnya.
Saat memulai tugasnya di Timnas Indonesia, Grayson menunjukkan komitmen untuk mempelajari filosofi permainan dan pendekatan taktik yang diterapkan oleh Herdman. Hal ini dianggapnya krusial untuk meningkatkan performa tim dalam berbagai turnamen mendatang.