Golovinamari.com – Memasuki tahun 2026, penggunaan kartu uang elektronik untuk transaksi di jalan tol di Indonesia tetap menjadi pilihan utama. Setiap pengendara diimbau untuk memastikan saldo kartu mencukupi guna menghindari antrean yang panjang di gerbang tol.
Terdapat empat jenis kartu e-toll yang paling banyak digunakan, di antaranya adalah e-Money dari Bank Mandiri, Flazz dari BCA, Brizzi dari BRI, dan TapCash dari BNI. Masing-masing kartu memiliki keunggulan tersendiri, seperti e-Money yang paling umum digunakan dengan jaringan penerimaan yang luas, sementara Flazz sudah mendukung pengisian saldo menggunakan fitur NFC.
Selain itu, terdapat juga kartu JakCard dari Bank DKI yang berlaku di beberapa tol di Jabodetabek. Pengguna disarankan untuk tetap menggunakan satu jenis kartu untuk proses tap-in dan tap-out agar tidak dikenakan denda.
Proses pengisian saldo semakin mudah dengan adanya teknologi NFC yang banyak terdapat pada smartphone. Misalnya, pengguna e-Money bisa melakukan top-up lewat aplikasi Livin’ by Mandiri, sedangkan pengguna Flazz dapat memanfaatkan aplikasi BCA mobile. Pastikan juga untuk mengikuti ketentuan minimal saldo yang ditetapkan, yaitu Rp20.000 untuk top-up melalui mobile banking atau ATM, dan Rp50.000 jika melalui minimarket.
Maksimal saldo dalam satu kartu e-toll adalah Rp2.000.000. Untuk perjalanan lintas provinsi, disarankan untuk menyiapkan saldo minimal Rp500.000 agar tidak mengalami kendala di gerbang tol. Kebijakan ini bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.