Golovinamari.com – Iran menunjukkan keyakinan mampu menghadapi kekuatan militer dunia meskipun telah menghadapi sanksi ekonomi dan militer selama 47 tahun. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, dalam sebuah acara mengenai kemajuan sektor kedirgantaraan di Teheran.
Mohebbi menegaskan bahwa kemajuan teknologi kedirgantaraan yang dikembangkan dalam negeri telah memungkinkan Iran untuk bersaing dengan adidaya militer global. Dia menggambarkan perkembangan industri pertahanan Iran sebagai pencapaian strategis yang signifikan. Dalam pernyataannya, Mohebbi mengungkapkan bahwa meskipun mengalami pembatasan internasional, Iran berhasil menunjukkan kemampuan militer yang dipandang semakin kuat.
Pernyataan ini juga ditujukan sebagai kritik terhadap Amerika Serikat dan negara-negara yang mendukung upaya kontra terhadap Iran. Mohebbi menjelaskan bahwa sanksi yang diterima selama puluhan tahun justru mendorong Iran untuk mempercepat upaya kemandirian dalam industri pertahanannya. Hal ini mencakup pengembangan pengetahuan lokal di bidang kedirgantaraan, serta transisi dari ketergantungan pada impor sistem persenjataan asing menuju produksi platform militer buatan dalam negeri.
Mohebbi menambahkan, pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kekuatan militer Iran, tetapi juga mencerminkan ketahanan bangsa yang mampu beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi tekanan internasional. Dengan komitmen dalam pengembangan industri pertahanan, Iran bertekad untuk memperkuat posisinya di panggung global.