Golovinamari.com – Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan kini menjadi bagian penting dari transformasi digital di dunia kerja. Dengan tujuan mendukung kesejahteraan tenaga kerja secara berkelanjutan, pendekatan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.
Setlary Indonesia, melalui produk Earned Wage Access (EWA) Khasbon, telah menjalin kemitraan strategis dengan Indonesia Futura Teknologi (IFT) Group. Kerja sama ini terwujud dalam integrasi Khasbon ke dalam StarConnect, sebuah platform HRIS dan payroll berbasis cloud. Integrasi ini memungkinkan perusahaan untuk menyediakan akses gaji yang lebih fleksibel dan edukasi keuangan dalam satu sistem.
Nicholas Yu, Country Director Setlary Indonesia, menjelaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga bertujuan untuk membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat di antara karyawan. “Kami ingin memberdayakan perusahaan untuk mengedukasi tenaga kerjanya agar mampu mengelola keuangan secara efektif dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Dengan integrasi ini, karyawan dapat mengakses gaji yang telah diperoleh dengan lebih fleksibel, memungkinkan mereka merencanakan arus kas pribadi dan mengurangi ketergantungan pada pinjaman yang tidak sehat. Di sisi perusahaan, hal ini juga mendukung kesejahteraan finansial karyawan tanpa menambah beban operasional, sambil tetap mengelola sistem HR dan payroll secara otomatis.
Arifa Tan, CEO IFT Group, menambahkan bahwa kesejahteraan finansial merupakan elemen kunci dalam transformasi digital organisasi. Ia menyatakan, “Dengan HRIS StarConnect dan integrasi Khasbon, perusahaan dapat membangun sistem HR yang efisien dan memberikan dampak positif bagi individu di dalamnya.”
Melalui kemitraan ini, akses gaji yang etis dan program literasi keuangan dapat diberikan, dengan IFT Group berperan sebagai mitra dalam transformasi digital.