Golovinamari.com – Wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,7 pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 05.13.54 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat berlokasi di darat dengan kedalaman 5 kilometer, berpusat pada koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur, tepatnya sekitar 14 kilometer timur Kota Bandung.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa gempa tersebut termasuk dalam kategori gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di area tersebut. Ada laporan dari masyarakat mengenai getaran yang dirasakan di beberapa lokasi, termasuk Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimeyan. Intensitas getaran dinilai berada pada skala II–III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang berarti getaran tersebut dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang.
BMKG juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Daryono menambahkan bahwa hingga pukul 05.46 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa susulan yang terdeteksi.
Instansi tersebut mengimbau masyarakat tetap tenang dan menghindari panik, serta menyarankan agar selalu merujuk pada informasi resmi untuk mendapatkan berita yang akurat tentang situasi terkini. Pihak BMKG berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan dan memberikan update jika ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi seismik di wilayah Bandung.