Golovinamari.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan dukungannya terhadap rencana FIFA untuk mengkomersialisasikan Piala Dunia. Dalam pernyataannya, Thohir menjelaskan bahwa langkah tersebut didorong oleh kontribusi signifikan FIFA terhadap sepakbola Indonesia, terutama setelah tragedi Kanjuruhan yang mengguncang dunia sepakbola nasional.
FIFA sebelumnya mengajukan proposal bernama FIFA Forward Enterprise yang menuai kontroversi karena mencakup pelepasan saham perusahaan untuk mendukung pendanaan. Meskipun ada kritik, Thohir tetap berpendapat bahwa kerjasama antara FIFA, pemerintah, dan masyarakat merupakan faktor kunci dalam perkembangan sepakbola nasional saat ini.
Thohir meyakini bahwa prestasi sepakbola Indonesia saat ini tidak terlepas dari sinergi yang terjalin antara semua pihak. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan FIFA untuk menjaga keberlangsungan tim nasional dan kompetisi domestik. “Jika tidak ada kesepakatan saat itu, kita mungkin tidak memiliki tim nasional maupun kompetisi sepakbola seperti sekarang,” ungkapnya di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada 31 Juli 2026.
Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, menegaskan bahwa Indonesia berpotensi menghadapi konsekuensi berat jika tidak membangun kesepahaman dengan FIFA. Ia menyoroti komitmen FIFA dalam mendukung pengembangan sepakbola di Indonesia, yang terlihat dari pembukaan kantor FIFA di Jakarta dan investasi rutin untuk pembinaan sepakbola.
Dukungan ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi kemajuan sepakbola Indonesia. Dengan kerjasama yang kuat, diharapkan Indonesia dapat terus meningkatkan prestasi di pentas internasional.