Golovinamari.com – Inter Milan terus menunjukkan performa impresif di Liga Italia 2025-2026 dengan meraih kemenangan 2-0 atas Lecce. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Via del Mare ini hadir dengan tantangan tersendiri, di mana tim tamu harus menunggu hingga menit ke-75 untuk memecah kebuntuan setelah menghadapi pertahanan tuan rumah yang solid.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Inter Milan, yang saat ini dilatih oleh Cristian Chivu, mengingat mereka harus mempersiapkan diri untuk pertandingan penting di kancah Eropa yang akan datang. Chivu mengungkapkan rasa puasnya setelah hasil positif ini, menganggapnya sebagai modal yang krusial sebelum melangkah lebih jauh dalam kompetisi.
Selama pertandingan, bek Alessandro Bastoni nyaris menjadi sasaran ejekan dari suporter Lecce karena insiden kartu merah sebelumnya. Namun, Chivu menekankan bahwa masalah tersebut sudah selesai, dan dia menghargai sikap profesional Bastoni. “Dia telah meminta maaf dan menyadari bahwa kepentingan tim adalah yang utama,” ujar Chivu.
Kehilangan Lautaro Martinez akibat cedera otot juga menjadi perhatian, tetapi Inter menunjukkan adaptasi yang baik. Marcus Thuram dan Davide Frattesi tampil efektif dalam serangan meski kehilangan kapten mereka. Kunci kemenangan terletak pada eksekusi bola mati, dimana gol dari Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji berasal dari sepak pojok Federico Dimarco.
Chivu menambahkan, “Kami ingin memaksimalkan potensi dari bola mati. Hari ini kami berhasil mengeksploitasinya meski ada beberapa kesempatan di babak pertama yang tidak kami manfaatkan dengan baik.” Dengan performa ini, Inter Milan semakin mengukuhkan posisinya di jalur juara Liga Italia.