Golovinamari.com – Tim boccia Indonesia memulai perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menjalani enam pertandingan fase grup di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, pada Sabtu. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan dan menembus persaingan ketat di tingkat Asia.
Muhamad Syafa adalah atlet pertama yang turun ke lapangan, bertanding melawan atlet Kazakhstan, Yerkhat, dalam nomor individual putra BC1 Pul A pada pukul 09.30 waktu setempat. Selanjutnya, Gischa Zayana tampil di nomor individual putri BC2 Pul B, menghadapi wakil Kamboja, Sas Sorn, pada pukul 10.35. Dalam kompetisi ini, Handayani juga ambil bagian menghadapi wakil Makau, U Kei Tang, dalam pertandingan individual putri BC1 Pul A yang dijadwalkan pukul 13.05.
Dua wakil Indonesia pada nomor individual putra BC2 akan bertanding serentak pada pukul 15.35. Felix Ardi Yudha bertemu atlet Mongolia, Irmuun Khurelbaatar, di Pul A, sementara Muhammad Satria menghadapi atlet Kazakhstan, Nizomiddin Khayriddinov, di Pul C. Gischa Zayana menjadi satu-satunya atlet yang dijadwalkan bertanding dua kali, di mana setelah melawan Kamboja, dia kembali bertanding melawan wakil Uzbekistan, Zhazira Satyabaldyeva, pada pukul 16.40.
Seluruh pertandingan boccia Indonesia dihelat di Rainbow Hall, sementara atlet bulu tangkis dan tenis meja Indonesia melanjutkan pertandingannya setelah sebelumnya dimulai pada hari Jumat. Dengan berbagai kategori yang dipertandingkan, harapan tinggi diletakkan pada para atlet untuk meraih prestasi terbaik di kejuaraan bergengsi ini.