Golovinamari.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Keputusan ini diambil setelah evaluasi yang mendalam, dan pencarian akan dilanjutkan hingga Minggu, 4 Januari 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa tim SAR Gabungan akan berupaya maksimal untuk menemukan ketiga korban selama tiga hari ke depan. Ia menekankan bahwa perpanjangan operasi ini sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 yang mengatur tentang pencarian dan pertolongan.
Tenggelamnya KM Putri Sakinah terjadi dalam keadaan yang belum sepenuhnya terungkap. Insiden ini tidak hanya mempengaruhi para pengunjung asal Spanyol, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata di Labuan Bajo. Pelayaran kapal wisata yang ada di daerah tersebut sementara dihentikan untuk menjamin keselamatan dan keamanan.
Fathur Rahman juga menyampaikan harapannya bahwa upaya pencarian ini akan membuahkan hasil dan ketiga korban dapat ditemukan. Dia menambahkan bahwa tim SAR akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan operasi ini berjalan efektif dan efisien.
Ketiga WNA Spanyol yang hilang dalam insiden ini hingga kini belum ditemukan, dan pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai sumber daya dan personel dari Basarnas serta relawan lokal. Situasi ini menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat, mengingat pentingnya menjaga keselamatan di perairan yang sering dilalui wisatawan.