Golovinamari.com – Sistem pertahanan udara yang dianggap kuat di kawasan Teluk Arab menghasilkan ketidakpastian mengenai keamanan regional, menurut pernyataan media Iran yang dekat dengan lembaga keamanan nasional. Dalam komentar yang dipublikasikan di saluran Telegram Nour, dinyatakan bahwa negara-negara Teluk tidak seharusnya berharap terlalu banyak terhadap jaminan keamanan yang diberikan oleh Amerika Serikat.
Peringatan ini mencuat setelah serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel, dengan narasi bahwa kepentingan negara-negara tersebut mungkin mengesampingkan keamanan nasional negara tuan rumah. “Meskipun terdapat sistem canggih dan kehadiran pasukan AS di Teluk Persia, itu bukanlah jaminan bagi keamanan negara-negara di sana,” ungkap laporan tersebut.
AS memiliki sejumlah pangkalan militer yang tersebar di negara-negara Teluk dan Yordania, yang diyakini dapat menjadi target dalam serangan yang akan datang. Iran menyatakan bahwa respons mereka hari Sabtu lalu ditujukan pada fasilitas militer AS dan Israel, bukan langsung kepada negara-negara Teluk Arab.
Pernyataan Nour menegaskan bahwa kepentingan politik dan militer AS cenderung mengutamakan agenda mereka sendiri. Hal ini mengindikasikan bahwa keamanan regional dapat terancam jika negara-negara Teluk terus bergantung pada dukungan AS, yang dipandang tidak sepenuhnya memprioritaskan stabilitas kawasan. Dalam konteks ini, seruan untuk peningkatan kesiapsiagaan regional semakin didorong, mengingat ketidakpastian yang dihadapi oleh negara-negara Arab di Teluk.