Golovinamari.com – PSSI mengungkapkan kekhawatiran mengenai dampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, yang berpotensi mengganggu jalur penerbangan pemain Timnas Indonesia yang sedang berlaga di Eropa. Situasi ini menjadi perhatian menjelang gelaran FIFA Series 2026 yang dikhususkan di Jakarta, antara 27 hingga 30 Maret.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat mempersulit perjalanan pemain ke Indonesia. Rute penerbangan internasional yang biasa digunakan oleh para pemain berpotensi terhambat akibat kondisi keamanan yang tidak menentu di daerah tersebut. PSSI saat ini sedang mempertimbangkan berbagai alternatif rute perjalanan untuk memastikan kesiapan tim.
Turnamen mini FIFA Series 2026 akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan melibatkan empat negara dari berbagai konfederasi. Dalam turnamen tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Jika berhasil meraih kemenangan, Indonesia berpeluang untuk melaju ke final dan bertanding melawan pemenang antara Kepulauan Solomon dan Bulgaria.
Persiapan tim dinilai cukup menantang, terutama menjelang libur Lebaran. Arya berharap pelatih John Herdman memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan skuad dengan sebaik-baiknya. PSSI masih mengkaji berbagai aspek terkait perjalanan pemain, dengan memperhatikan kemungkinan rute alternatif yang aman dan efisien.
Kekhawatiran seputar penerbangan ini menjadi salah satu fokus utama PSSI, yang berkomitmen untuk mencari solusi terbaik agar para pemain dapat kembali ke tanah air dan tampil maksimal dalam turnamen mendatang.