Golovinamari.com – Warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mulai kembali ke rumah mereka setelah menjalani masa pengungsian akibat dampak longsor yang terjadi. Pemulangan para pengungsi yang dilakukan secara bertahap ini mencakup warga yang tidak mengalami kerusakan rumah secara langsung, namun terdampak imbas bencana di wilayah RW 10, RW 11, dan RW 12, yang mana sumber air bersih mereka tertimbun material longsor.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyatakan bahwa meskipun para pengungsi ini bukanlah korban utama dari longsor, mereka tetap membutuhkan tempat penampungan. Hingga saat ini, terdapat 57 kepala keluarga (KK) dengan total 131 jiwa yang mengungsi di aula desa, dan 44 KK dengan total 133 jiwa di GOR setempat. Sekitar 200 jiwa diperkirakan akan dipulangkan, sementara warga lainnya masih tinggal di pengungsian karena berada di zona rawan yang direncanakan untuk direlokasi.
Selama berada di pengungsian, pemerintah daerah telah memenuhi kebutuhan makanan dan bahan pokok para pengungsi. Namun, mereka menghadapi kendala dalam hal pasokan air bersih. Sebuah sumur bor telah selesai dibangun dan telah dimanfaatkan oleh beberapa kepala keluarga di RW 11, sedangkan untuk wilayah lainnya, mereka mengupayakan penggunaan mata air dengan bantuan pompa mesin.
Salah satu pengungsi menyatakan rasa syukurnya bisa kembali ke rumah meski masih menghadapi kesulitan akses air bersih. Pengembalian warga ini diharapkan dapat berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat dalam menyediakan kebutuhan dasar serta menciptakan solusi jangka panjang untuk akses air bersih.