Golovinamari.com – Inggris telah mengumumkan pengiriman paket bantuan senjata yang mencakup 1.000 rudal untuk Ukraina, bertujuan untuk mendukung negara tersebut dalam melawan invasi Rusia yang berlanjut. Paket bantuan ini senilai £500 juta atau lebih dari Rp11,4 triliun, dan disampaikan pada hari Kamis setelah Moskow melakukan serangan terhadap sejumlah fasilitas energi di Kyiv.
Bantuan tersebut juga mencakup alokasi dana sebesar £150 juta untuk Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina (PURL) NATO, yang merupakan inisiatif untuk mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara ke Ukraina. Menurut Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan Ukraina dalam menghadapi serangan tanpa henti dari drone dan rudal yang diluncurkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Sebagai bagian dari paket bantuan ini, Inggris akan mengirimkan tambahan 1.000 Rudal Multiguna Ringan (LMM), 1.200 rudal pertahanan udara, serta 200.000 butir amunisi artileri yang akan disalurkan melalui Konsorsium Pertahanan Udara. Healey menegaskan bahwa Inggris dan sekutu-sekutunya akan terus berkomitmen untuk mendukung Ukraina, terutama di masa-masa kritis mendekati tahun kelima invasi besar-besaran oleh Rusia.
Keputusan Inggris ini menggambarkan tekad pemerintah untuk memberikan bantuan militer yang signifikan, bertepatan dengan peningkatan agresi yang ditunjukkan oleh Rusia dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun ini. Melalui langkah ini, diharapkan Ukraina dapat memperkokoh pertahanannya dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di medan perang.