Golovinamari.com – Anggota Komisi VIII DPR, Aprozi Alam, mengusulkan agar pemerintah mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Dalam pernyataannya pada Sabtu (29/11/2025), dia menekankan pentingnya peningkatan respons tanggap darurat untuk menangani permasalahan tersebut.
Aprozi menyatakan, “Pemerintah perlu mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur publik yang rusak, termasuk jembatan, jalan, dan sekolah, serta memberikan dukungan kepada masyarakat dalam membangun kembali tempat tinggal mereka.” Usulan ini bertujuan agar masyarakat yang terkena dampak dapat segera kembali beraktivitas normal.
Selain itu, Aprozi juga menyoroti perlunya evaluasi dan penegakan hukum di daerah yang rawan bencana. Menurutnya, tindakan tegas terhadap alih fungsi lahan, terutama di kawasan hutan dan daerah aliran sungai, sangat diperlukan untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa yang akan datang. Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang ketat dapat membantu mengurangi risiko bencana lebih lanjut.
Situasi ini menjadi semakin mendesak setelah banjir dan longsor baru-baru ini merusak infrastruktur di wilayah tersebut, yang mengakibatkan dampak besar terhadap masyarakat setempat. Dengan usulan ini, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mempercepat rehabilitasi dan mengurangi penderitaan warga. Amidst these challenges, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat juga diharapkan dapat terjalin baik agar penanganan bencana lebih efektif.