Golovinamari.com – Adab-adab saat perjalanan mudik menjadi topik penting bagi umat Muslim, terutama menjelang bulan-bulan yang sering diisi dengan perjalanan jauh ke kampung halaman. Hal ini disampaikan oleh Syeikh Ahmad Al-Mishry, seorang ulama asal Mesir yang kini aktif di Jakarta, saat kajian terbaru.
Syeikh Al-Mishry menjelaskan bahwa ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan sebelum dan selama safar. Di antaranya adalah melakukan salat istikharah untuk memohon petunjuk, menulis wasiat, serta berpamitan kepada keluarga dan teman. Dalam perjalanan, sangat dianjurkan untuk memilih teman yang saleh serta membentuk kelompok dengan pemimpin yang bisa mengatur perjalanan dengan baik.
Selain itu, perjalanan juga harus diiringi dengan doa, terutama saat keluar rumah dan menaiki kendaraan. Disarankan pula bagi wanita untuk senantiasa didampingi mahram dalam perjalanan jauh. Syeikh Al-Mishry menekankan pentingnya menjaga perilaku dan lisan agar tetap baik selama bepergian.
Sesampainya di tujuan, disunahkan untuk melaksanakan salat di masjid terdekat sebelum kembali ke rumah. Segera pulang setelah urusan selesai adalah bagian dari adab yang patut diperhatikan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, perjalanan tidak hanya menjadi momen bersilaturahmi, tetapi juga sebuah ibadah yang membawa berkah.
Melalui pemahaman adab-adab tersebut, diharapkan perjalanan mudik bisa berjalan lancar dan penuh hikmah, serta memberikan manfaat spiritual bagi semua yang melakukannya. Wallahu A’lam.