Golovinamari.com – Konferensi ICUSME 2026 di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) menjadi forum penting dalam membahas integrasi kecerdasan buatan (AI), teknologi phygital, serta mobilitas tenaga kerja global. Acara ini bertujuan untuk menciptakan kota yang tangguh dan berkelanjutan di era modern.
Konferensi yang diadakan pada tanggal 28-30 September 2026 ini dihadiri oleh berbagai pakar, akademisi, dan pemangku kepentingan di bidang teknologi dan urbanisasi. Dalam sesi pembukaan, rektor UPJ menjelaskan pentingnya kolaborasi antar berbagai disiplin ilmu untuk mencapai pembangunan kota yang efisien dan berkelanjutan. “Kita perlu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengembangkan infrastruktur yang ramah lingkungan dan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial serta ekonomi,” ujarnya.
Salah satu fokus utama konferensi adalah penggunaan AI dalam manajemen kota. Pembicara tamu, seorang ahli teknologi informasi, menyampaikan bagaimana sistem cerdas dapat meningkatkan layanan publik dan mempercepat pengambilan keputusan yang berbasis data. Selain itu, teknologi phygital, yang menggabungkan aspek fisik dan digital, juga dianggap sebagai solusi inovatif dalam memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.
Mobilitas tenaga kerja global menjadi topik lain yang tak kalah menarik. Diskusi mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi tenaga kerja di era digital ini melibatkan berbagai sudut pandang, termasuk kebijakan pemerintah dan peran sektor swasta. Para peserta sepakat bahwa inovasi dalam pendidikan dan pelatihan sangat diperlukan untuk mempersiapkan generasi mendatang menghadapi dinamika pasar kerja.
Konferensi ICUSME 2026 diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sinergi antara teknologi dan pembangunan kota, guna menghadapi tantangan yang ada. Arah pembicaraan yang konstruktif ini menunjukkan kepedulian komunitas akademik dan profesional terhadap masa depan urbanisasi yang lebih baik.