Golovinamari.com – Kolaborasi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci untuk mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia agar mampu menembus pasar global. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, dalam acara pembukaan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026 di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Dalam pernyataannya, Allo menegaskan bahwa peran UMKM sangat signifikan, menyumbang sekitar 61% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja nasional. Dengan upaya kolaboratif, diharapkan UMKM dapat “naik kelas,” yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
PT HM Sampoerna Tbk. melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) turut berkontribusi dalam mendampingi UMKM untuk meningkatkan kapasitas mereka menuju ekspor. Program ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia,” yang dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendidikan bagi pelaku UMKM.
Allo mengapresiasi langkah Sampoerna yang menunjukkan bahwa kerja sama antara sektor publik dan swasta dapat memberikan hasil nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. “Ketika UMKM naik kelas, pasti Jakarta naik kelas, pasti Indonesia juga naik kelas,” ucapnya, menekankan pentingnya sinergi tersebut.
Dengan adanya Bootcamp yang berfokus pada strategisasi dan pembelajaran bagi para pelaku usaha, diharapkan lebih banyak UMKM yang siap untuk bersaing di pasar global, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian Indonesia.