Golovinamari.com – Persik Kediri mengalami kesulitan dalam Piala Gubernur Malaka, di mana mereka gagal meraih hasil positif dalam dua pertandingan yang berlangsung pada 14 dan 18 Agustus 2026. Tim yang dilatih oleh Marcos Reina ini tidak mampu mencetak gol selama kedua laga dan harus puas berada di posisi terbawah turnamen.
Pada pertandingan pertama, Persik Kediri mengalami kekalahan telak 0-4 melawan Phnom Penh Crown, salah satu tim papan atas Liga Kamboja. Dalam laga kedua, mereka kembali menyerah dengan skor 0-1 dari Jurong FC, yang berkompetisi di Liga Singapura. Tekanan untuk membuktikan diri semakin bertambah setelah hasil buruk tersebut.
Zanadin Fariz, salah satu pemain tim, menyatakan meskipun hasilnya kurang memuaskan, mereka tidak berkecil hati. Menurutnya, ada pelajaran berharga yang bisa diambil dari pengalaman ini. Ia menilai bahwa bertanding melawan tim-tim kuat dari kawasan Asia Tenggara adalah kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka dan mempersiapkan diri lebih baik untuk Super League 2026-2027.
Zanadin mengungkapkan, “Turnamen ini sangat bagus bagi kami. Ini membantu Persik Kediri untuk meningkatkan kesiapan tim saat berhadapan dengan klub-klub dari Asia Tenggara,” ujarnya dalam sebuah wawancara. Meskipun hasil di Malaysia tidak sesuai harapan, evaluasi dari pertandingan tersebut diharapkan dapat memperbaiki performa tim ke depannya.
Dengan hasil ini, Persik Kediri diharapkan dapat belajar dan terus beradaptasi sebelum memasuki kompetisi yang lebih ketat di masa mendatang.