Golovinamari.com – Hamas dan Hizbullah diundang sebagai tamu istimewa dalam upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru saja meninggal. Pertemuan yang berlangsung di Teheran tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menerima delegasi dari kedua organisasi tersebut sebelum acara pemakaman.
Delegasi Hamas, yang dipimpin oleh Mohammad Darwish, kepala Dewan Syura Hamas, menyatakan ungkapan duka cita atas wafatnya Khamenei. Dalam pertemuan itu, Darwish memberikan informasi mengenai situasi terkini di Gaza dan Tepi Barat yang sedang berada dalam penjajahan, seraya menyatakan bahwa respons internasional terhadap kondisi di Gaza adalah “bencana”. Ia menekankan perlunya Israel dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang dilakukan.
Darwish juga menyanjung kekuatan dukungan historis Iran terhadap perjuangan Palestina, serta menilai bahwa Iran telah mengalami keberhasilan baik dalam aspek militer maupun diplomatik, terutama dalam konteks perang melawan AS dan Israel. Mengacu pada situasi di lapangan, ia mempertegas pentingnya dukungan internasional untuk masyarakat Palestina.
Menteri Luar Negeri Araghchi menyampaikan apresiasinya kepada delegasi tersebut dan menegaskan kembali komitmen Iran untuk mendukung negara Palestina. Dalam konteks ini, Iran menunjukkan posisi yang kuat terhadap isu-isu di Timur Tengah, termasuk solidaritas dalam perjuangan Palestina.
Pemakaman Khamenei diharapkan berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemimpin dunia yang menunjukkan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang berpengaruh dalam politik Iran dan regional.