Golovinamari.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan peringatan tegas kepada produsen minyak goreng yang berupaya menaikkan harga di atas ketentuan pemerintah. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 20 April 2026, ia menegaskan bahwa tindakan akan diambil terhadap pelanggar aturan ini.
Amran menjelaskan bahwa pihaknya, bersama Satuan Tugas (Satgas), akan mengawasi secara ketat pergerakan harga minyak goreng di pasar. Ia menekankan bahwa praktik manipulasi harga tidak akan ditoleransi. “Jika ada yang bermain-main dengan harga minyak goreng, saya akan turun tangan. Kami akan memastikan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak,” ujarnya.
Situasi ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat mengenai kenaikan harga barang pokok menjelang bulan puasa. Untuk itu, Kementerian Pertanian berkomitmen menjaga kestabilan pasar dan memberikan perlindungan kepada konsumen. Amran pun mendorong masyarakat untuk melaporkan setiap temuan terkait pelanggaran harga.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah-langkah pencegahan diperlukan untuk memastikan keberlangsungan ketersediaan dan harga yang wajar. Pihaknya akan melakukan evaluasi rutin terhadap praktik bisnis di sektor ini.
Dengan langkah ini, diharapkan dapat menekan praktik harga yang merugikan masyarakat luas, serta menjaga kepercayaan terhadap regulasi pemerintah. Menurut Amran, stabilitas harga minyak goreng adalah salah satu prioritas utama Kementerian dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di saat-saat penting seperti menjelang bulan suci Ramadhan.