Golovinamari.com – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kemunduran dalam proses penyembuhan kesehatan yang dialaminya, sehingga memerlukan perawatan intensif, bahkan kemungkinan operasi. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang persidangan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan laptop ChromeBook dan Chrome Device Management (CDM), yang berlangsung pada hari Kamis, 5 Maret 2026.
Nadiem menyatakan bahwa hasil pemeriksaan MRI menunjukkan adanya reinfeksi, serta luka luar yang turut memperburuk kondisinya. “Berdasarkan laporan, ada kemunduran dalam penyembuhan saya, ada reinfeksi baru di dalam, ditambah luka luar,” ujarnya. Meskipun dalam kondisi tersebut, Nadiem mengonfirmasi kesiapan untuk mengikuti persidangan yang sedang berlangsung.
Proses hukum yang dihadapi Nadiem mencakup dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan barang milik negara, yang ramai diperbincangkan masyarakat. Kejaksaan Agung RI telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus ini, dan persidangan bertujuan untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut mengenai dugaan tindak pidana tersebut.
Nadiem Makarim, yang sebelumnya menjabat sebagai Mendikbudristek, menjadi sorotan publik karena posisinya yang penting dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Ia kini harus menghadapi tantangan pribadi dan profesional sekaligus. Meski menghadapi keadaan yang tidak mudah, Nadiem tetap mendemonstrasikan komitmennya untuk menjalani proses hukum.
Kemunduran kesehatan yang dialaminya tentunya menjadi perhatian tersendiri di tengah proses sidang yang berlangsung. Nadiem berharap bisa segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan, agar bisa pulih dan melanjutkan perjuangannya baik di bidang kesehatan maupun hukum.