Site icon golovinamari.com

Trump Mengakui AS Tidak Seharusnya Ada di Iran

[original_title]

Golovinamari.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengungkapkan penyesalan atas keterlibatan AS dalam perang Irak, menegaskan bahwa pasukan AS seharusnya tidak berada di Baghdad atau Iran. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Fox News, di mana Trump membahas langkah-langkah yang harus diambil terkait dengan Iran.

Dalam wawancaranya, Trump menyatakan, “Lihatlah apa yang terjadi dengan Irak. Kita melakukan kesalahan besar. Apa yang kita lakukan adalah hal yang sangat bodoh. Seharusnya kita tidak berada di sana sejak awal.” Dia menyoroti potensi ancaman yang mungkin terjadi jika tindakan pencegahan tidak diambil sebelumnya, termasuk serangan udara terhadap Iran. “Jika kita tidak menyerang mereka dengan pesawat pengebom B-2 sembilan bulan yang lalu, mereka akan memiliki senjata nuklir sekarang,” tambahnya.

Trump melanjutkan dengan klaim bahwa AS telah memberi izin kepada militer Iran untuk bertahan, karena penilaiannya bahwa mereka cukup moderat. “Kami berpikir militer mereka agak moderat. Mereka memiliki elemen lain yang tidak moderat. Kami telah menyingkirkan mereka,” ujarnya. Dia menekankan bahwa kesalahan dalam perang sering kali mengakibatkan ketidakstabilan yang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Penutup pernyataan Trump menekankan bahwa kesalahan akibat perang dapat berakibat jauh lebih besar daripada yang terbayangkan, dengan menyebutkan bahwa negara yang hancur tidak dapat dengan mudah dibangun kembali selama beberapa dekade. Pernyataan ini menggambarkan pandangan Trump yang kompleks mengenai kebijakan luar negeri AS dan dampaknya di Timur Tengah.

Exit mobile version