Site icon golovinamari.com

Tito Ajak Perkuat BNPP RI Demi Pembangunan dan Keamanan Perbatasan

[original_title]

Golovinamari.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pengelolaan kawasan perbatasan. Hal ini diungkapkan Tito setelah Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI, yang membahas isu pengelolaan perbatasan negara di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (29/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Tito menjelaskan bahwa BNPP, yang didirikan pada tahun 2010, memiliki dua mandat utama. Pertama, penyelesaian sengketa perbatasan negara, di mana terdapat beberapa isu yang masih dalam proses negosiasi dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Timor Leste. Tito menambahkan bahwa beberapa sengketa telah berhasil diselesaikan, sementara lainnya masih menunggu kesepakatan.

Kedua, BNPP bertugas untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan agar masyarakat setempat dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan. Tito menyatakan bahwa pengembangan kawasan perbatasan yang baik akan memperkuat rasa nasionalisme masyarakat, yang pada gilirannya dapat menjadi benteng pertahanan alami bagi negara. “Jika masyarakat di perbatasan sejahtera, mereka akan lebih sulit untuk dipengaruhi oleh pihak luar,” tuturnya.

Melalui langkah-langkah ini, pemerintah berupaya menjamin kedaulatan negara sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, pengelolaan dan pengembangan daerah perbatasan diharapkan dapat berjalan dengan lebih efektif dan berkelanjutan.

Exit mobile version