Golovinamari.com – Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, teridentifikasi jebol pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.50 WIB. Akibatnya, air sungai meluap dan merendam permukiman warga di sekitarnya, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras melanda wilayah tersebut selama beberapa hari, menyebabkan peningkatan debit air yang melebihi kapasitas tanggul. Warga setempat, Satibi, mengungkapkan bahwa tanah di sekitar tanggul menjadi gembur akibat hujan, sehingga mudah tergerus air. Ia menyatakan, “Area tersebut sangat rentan, tanah gembur dapat mudah terkikis oleh rembesan air.”
Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga bahkan mencapai satu meter di beberapa titik. Posisi tanggul yang terlalu dekat dengan jalan raya memperburuk situasi, meningkatkan aliran air dengan cepat ke area permukiman.
Dalam menghadapi situasi darurat, warga berinisiatif melakukan penanganan manual dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir, serta bambu. “Kami bekerja sama untuk menahan air agar tidak semakin meluas,” tandas warga setempat.
Pihak pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah untuk meninjau dan memperbaiki kerusakan tanggul agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. Kegiatan mitigasi dan penanganan komprehensif perlu dilakukan untuk melindungi warga dari ancaman banjir yang lebih parah.