Site icon golovinamari.com

Starmer Mengakui Tidak Libatkan Inggris Dalam Serangan Iran

[original_title]

Golovinamari.com – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan komitmennya untuk tidak melibatkan Inggris dalam serangan awal yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Starmer saat memberikan pembaruan kepada anggota parlemen di House of Commons pada tanggal 2 Maret. Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil untuk memastikan penyelesaian yang optimal melalui jalur diplomasi.

“Dalam hal ini, kami tidak bergabung dengan serangan ofensif AS dan Israel. Pertimbangan utama kami adalah melindungi nyawa warga Inggris dan mempertahankan hubungan baik dengan sekutu,” ujar Starmer. Dalam konteks ini, Starmer menanggapi kritik dari Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan bahwa Starmer membutuhkan waktu yang lama sebelum memberikan izin akses kepada AS untuk menggunakan pangkalan Inggris.

Starmer menyatakan bahwa tanggung jawab utamanya adalah menilai kepentingan nasional Inggris dan tetap pada keputusan tersebut. Ia juga mencatat bahwa serangan balasan dari Iran telah meningkat dan menjadi ancaman yang signifikan bagi keselamatan warga Inggris serta kepentingan nasional negara. Sekitar 200.000 warga negara Inggris dilaporkan masih berada di kawasan Timur Tengah, dan Starmer menyebut risiko yang dihadapi mereka sebagai “sangat mengkhawatirkan.”

Ia menjelaskan bahwa pangkalan Inggris di Bahrain telah menerima serangan yang mendekati lokasi di mana 300 personel berada. Selain itu, serangan drone juga dilaporkan terjadi di RAF Akrotiri di Siprus, meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Starmer memastikan bahwa pangkalan tersebut tidak digunakan untuk operasi pengeboman oleh AS, dan menyatakan bahwa penilaian menyatakan bahwa serangan drone diluncurkan sebelum pengumuman keputusan Inggris dibuat.

Exit mobile version