Site icon golovinamari.com

Starmer Desak Trump Minta Maaf atas Hinaan terhadap Tentara Inggris

[original_title]

Golovinamari.com – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menuntut Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk meminta maaf terkait pernyataannya yang meremehkan kontribusi sekutu dalam perang di Afghanistan. Permintaan ini muncul setelah Trump secara terbuka mengklaim bahwa Amerika tidak memerlukan bantuan dari negara-negara NATO, termasuk Inggris, dan menyebut sekutu Eropa telah “mundur” dari komitmen mereka.

Pernyataan Trump dilontarkan saat wawancara dengan Fox News di Davos, Swiss, pada Kamis, di mana ia menyebutkan bahwa bantuan dari negara-negara sekutu tidak diperlukan. Keir Starmer, dalam tanggapannya pada hari Jumat, mengecam pernyataan tersebut sebagai “menghina” dan sangat mengecewakan, terutama bagi keluarga mereka yang kehilangan anggota dalam konflik ini. Starmer menekankan pentingnya menghormati kontribusi pemegang senjata Inggris serta pengorbanan yang mereka lakukan.

Ketika ditanya mengenai harapannya akan permintaan maaf dari Trump, Starmer menegaskan bahwa jika ia atau siapa pun mengucapkan kata-kata yang salah, permintaan maaf adalah hal yang wajar. Selain itu, Pangeran Harry yang juga pernah bertugas di Afghanistan menanggapi isu ini dengan menyatakan bahwa pengorbanan tentara Inggris layak untuk dibahas dengan penuh rasa hormat dan kejujuran.

Isu ini mencuat di tengah peringatan akan pengorbanan besar yang telah dilakukan oleh pasukan sekutu selama operasi di Afghanistan, serta pentingnya menjaga hubungan baik antara Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya. Starmer berharap pernyataan tersebut menjadi momen refleksi mengenai kontribusi semua pihak dalam mempertahankan keamanan global.

Exit mobile version