Site icon golovinamari.com

Serangan Udara Tak Berhasil, Ahli Sarankan Saudi Kirim Pasukan ke Yaman

[original_title]

Golovinamari.com – Serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap kelompok Houthi di Yaman dinilai tidak efektif, menurut Rob Geist Pinfold, seorang pakar keamanan internasional dari King’s College London. Ia menyatakan bahwa serangan rudal yang diluncurkan oleh Houthi mungkin akan terus berlanjut meskipun kampanye udara sedang berlangsung.

Pinfold menjelaskan, rudal-rudal tersebut dapat diluncurkan dengan cepat dari truk tanpa memerlukan lokasi tetap, sehingga membuatnya sulit untuk dijadikan sasaran. Banyak rudal berhasil melewati pertahanan dan menyerang infrastruktur penting di Riyadh. Analis ini berpendapat bahwa Arab Saudi perlu mengerahkan pasukan darat untuk lebih efektif, mengingat keterbatasan dari serangan udara.

Kontroversi terkait pengerahan pasukan darat terjadi, karena Arab Saudi cenderung ragu untuk mengirimkan tentara ke Yaman. Meskipun terdapat kelompok anti-Houthi dan pasukan pro-pemerintah di lapangan, masalah utama terletak pada pengendalian dan komando terhadap grup-grup tersebut. Pinfold menegaskan bahwa Arab Saudi tidak memiliki cukup kendali untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan strategisnya dapat terpenuhi.

Di sisi lain, situasi di Taiz semakin memanas. Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Houthi berupaya mengepung kota tersebut dengan berhasil merebut beberapa distrik yang mengarah ke Jebel Sabar. Penguasaan gunung ini memberikan keuntungan strategis bagi Houthi, memungkinkan mereka untuk mengawasi pergerakan militer dan jalur akses ke kota, tanpa perlu menempatkan pasukan di dalam kota itu sendiri. Ketegangan dan dinamika di lapangan menunjukkan tantangan yang semakin kompleks bagi koalisi tersebut dalam menghadapi Houthi.

Exit mobile version