Golovinamari.com – PSSI berinisiatif untuk menggelar pertemuan antara suporter Persija Jakarta, The Jakmania, dan pendukung Persib Bandung, Bobotoh, dalam agenda bernama “ngopi bareng”. Rencana tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi yang lebih baik serta perdamaian jangka panjang antara kedua kelompok suporter. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa langkah ini telah dibahas dengan pihak manajemen Persib Bandung yang diwakili oleh Umuh Muchtar.
Meskipun pertemuan ini direncanakan di luar jadwal pertandingan, Yunus menegaskan bahwa Bobotoh tetap dilarang untuk menghadiri pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ia menambahkan, komunikasi antara kedua belah pihak akan terus dilanjutkan untuk memastikan kedamaian dalam mendukung tim masing-masing.
Yunus Nusi menyatakan, “Kami berharap pertemuan informal ini menjadi langkah awal dalam menjalin hubungan yang lebih baik antara The Jak dan Bobotoh. Proses rekonsiliasi diharapkan dapat terjadi secara bertahap.” Rencananya, PSSI akan melakukan serangkaian kegiatan untuk memperkuat hubungan antara suporter.
Keputusan untuk melarang Bobotoh datang ke Jakarta selama pekan kedua Super League 2026-2027 diambil untuk mencegah potensi provokasi dari oknum tertentu. PSSI memprioritaskan keselamatan semua pihak dalam setiap keputusan yang diambil. “Kami sepakat untuk menjaga situasi agar tetap aman,” ujar Yunus, menegaskan pentingnya langkah-langkah preventif dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang damai di masa depan.