Site icon golovinamari.com

Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI dan Polri Atasi Karhutla

[original_title]

Golovinamari.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penyiapan 1.000 perwira TNI dan Polri untuk mendukung sosialisasi dan edukasi masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam rapat penanganan karhutla yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (24/8), Prabowo menekankan pentingnya tindakan pencegahan yang bersinergi dengan pemadaman kebakaran yang sedang berlangsung.

Prabowo menyatakan bahwa perwira yang dikerahkan akan bekerja sama dengan petugas dan pejabat daerah guna memperkuat peran pemerintah pusat dalam mengatasi karhutla. “Kami di pusat, terutama TNI dan Polri, menyiapkan 1.000 perwira untuk membantu sosialisasi dan edukasi,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pencegahan kebakaran harus menjadi prioritas, terutama saat musim kemarau berkepanjangan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan metode pembakaran dalam membuka atau membersihkan lahan, karena dampaknya bisa meluas dan menimbulkan masalah kesehatan. “Hutan adalah sumber kehidupan kita. Jika hutan terbakar, seluruh rakyat akan terkena dampak, termasuk gangguan pernapasan,” tegas Prabowo.

Ia juga menginstruksikan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran hutan. Di Sumatera Selatan, aparat kepolisian telah menangani 15 laporan dan menetapkan 17 orang sebagai tersangka terkait kasus karhutla. Rapat tersebut juga membahas pentingnya penanganan yang komprehensif, meliputi pemadaman, pencegahan, pendidikan masyarakat, dan penegakan hukum.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri perlu mengedukasi masyarakat yang biasa membakar lahan tentang konsekuensi hukum dari tindakan tersebut.

Exit mobile version