Site icon golovinamari.com

Plt Dirut BEI Akan Ditetapkan Sebelum Perdagangan Senin Mendatang

[original_title]

Golovinamari.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan posisi pelaksana tugas Direktur Utama akan terisi sebelum sesi perdagangan saham dimulai pada Senin, 2 Februari 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, setelah pengunduran diri Iman Rachman dari jabatannya.

Pengunduran diri Rachman terjadi menyusul terjadinya anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 8% dan trading halt yang berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 28-29 Januari 2026. Jeffrey menegaskan bahwa pengisian posisi pelaksana tugas akan dilakukan dari kalangan internal BEI. Ia menambahkan, “Ya, tunggu saja,” saat ditanya mengenai pengisian posisi tersebut di Wisma Danantara, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam konteks pengunduran ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan tanggapan, menyatakan bahwa langkah tersebut tidak akan mengganggu operasional bursa. Jeffrey mengonfirmasi bahwa semua kegiatan di BEI tetap berjalan normal meskipun terjadi penurunan signifikan pada IHSG.

Dengan langkah pengisian posisi yang cepat ini, BEI berupaya menjaga stabilitas dan kepercayaan investor di tengah gejolak pasar yang terjadi. Jeffrey juga menekankan pentingnya konsolidasi internal sebagai fondasi bagi kelangsungan operasional bursa ke depannya. Menjelang waktu efektif perdagangan saham, pasar serta investor diharapkan bisa mendapatkan ketenangan dan kejelasan mengenai kepemimpinan di BEI.

Exit mobile version