Site icon golovinamari.com

Pesan Penting Bahar bin Smith untuk Pandji tentang Masa Depan

[original_title]

Golovinamari.com – Komika Pandji Pragiwaksono mendapat kritikan setelah menyentuh tema salat dalam materi stand up comedy berjudul “Mens Rea”. Bahar bin Smith, seorang tokoh masyarakat, meminta Pandji untuk tidak menjadikan salat sebagai bahan candaan. Permintaan ini muncul setelah tayangan yang disiarkan di Netflix, di mana Pandji membahas salat safar, yang dinilai kurang pantas untuk dijadikan objek humor.

Dalam pernyataannya, Bahar menekankan betapa pentingnya salat dalam ajaran Islam, menyatakan bahwa salat bukan untuk dijadikan bahan lelucon. Ia menyuarakan pendapatnya pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan mengatakan, “Kalau mau komedi, komedi aja. Nggak usah kau masuk-masukkan salat.” Bahar menegaskan bahwa salat adalah perintah dari Allah SWT yang harus dimuliakan dan tidak dipandang sebelah mata.

Kritik terhadap Pandji meningkat setelah laporan resmi terhadapnya diajukan ke Polda Metro Jaya oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah. Dalam laporan tersebut, Pandji diduga melanggar sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait penghasutan di muka umum dan penistaan agama. Laporan ini diajukan sebagai respons terhadap pernyataan kontroversial Pandji mengenai NU yang menerima konsesi tambang dari pemerintah.

Bahar juga mengingatkan bahwa jika tindakan Pandji tidak ditindaklanjuti, akan ada potensi untuk orang lain melakukan penistaan yang serupa terhadap agama. Ia menutup pernyataannya dengan tegas, “Jangan bawa-bawa agama, jangan jadikan salat bahan candaan.” Situasi ini menciptakan perhatian besar di masyarakat, menggugah diskusi tentang batasan dalam komedi terkait isu keagamaan.

Exit mobile version