Site icon golovinamari.com

Perang Meluas di Selat Hormuz: Tiga Kapal Diserang dan Satu Tenggelam

[original_title]

Golovinamari.com – Tiga kapal diserang di Selat Hormuz pada Minggu (1/3) dalam konteks meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, serta Israel. Menurut laporan dari UK Maritime Trade Operations (UKMTO) Inggris, meski beberapa kapal mengalami kerusakan dan kebakaran, seluruh awak kapal dinyatakan selamat.

Sepanjang insiden itu, satu kapal dilaporkan terkena proyektil yang tidak dikenal, mengakibatkan kebakaran di ruang mesin. Namun, api berhasil dipadamkan dengan cepat. “Situasi di kapal kini terkendali dan seluruh kru berada dalam kondisi baik,” ungkap UKMTO.

Dalam insiden terpisah, sebuah kapal tanker mengalami kerusakan akibat proyektil lain yang juga memicu api, namun kapal tersebut berencana melanjutkan perjalanan setelah kebakaran dipadamkan. Perusahaan keamanan maritim, Vanguard Tech, menyebutkan bahwa kapal tanker kedua tersebut berada sekitar 17 mil laut barat laut Mina Saqr, Uni Emirat Arab.

Lebih jauh, UKMTO mencatat adanya proyektil yang meledak di dekat kapal lain, yang berlokasi sekitar 35 mil laut dari Sharjah, Uni Emirat Arab. Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah tanker minyak tenggelam setelah diserang saat melintasi Selat Hormuz, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global, di mana sekitar 25% pasokan minyak dunia dan 20% perdagangan gas alam cair melintasinya setiap hari. Sebelumnya, Garda Revolusi Iran mengumumkan penutupan jalur pelayaran di kawasan tersebut, mengindikasikan bahwa situasi menjadi semakin berbahaya setelah serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas keamanan dan kelancaran distribusi energi global.

Exit mobile version