Site icon golovinamari.com

Meta dan YouTube Hadapi Gugatan Soal Kesehatan Mental Anak

[original_title]

Golovinamari.com – Perusahaan media sosial besar seperti Meta dan YouTube kini dihadapkan pada tuduhan serius terkait dampak negatif kesehatan mental anak-anak akibat penggunaan platform mereka. Sidang penting ini berlangsung di Pengadilan Tinggi Los Angeles dan bertujuan untuk menguji dugaan bahwa penggunaan Instagram dan YouTube telah menyebabkan masalah kesehatan mental yang parah, termasuk kecanduan media sosial.

Pengacara penggugat, Mark Lanier, menyatakan bahwa Meta dan YouTube telah merancang platform mereka untuk menciptakan kecanduan di kalangan anak-anak demi profit. Kliennya, seorang remaja dengan inisial K.G.M., diduga mengalami gangguan mental akibat keterikatan pada media sosial. “Perusahaan-perusahaan ini membangun mesin yang dirancang untuk membuat otak anak-anak kecanduan, dan mereka melakukannya dengan sengaja,” tegas Lanier di hadapan juri.

Bukti internal yang dipresentasikan Lanier menunjukkan bahwa CEO Meta, Mark Zuckerberg, pernah meminta peningkatan waktu penggunaan pengguna sebesar 12% untuk mencapai target bisnis. Selain itu, YouTube juga dituduh menargetkan pengguna muda pada platform utama mereka agar bisa mengenakan tarif iklan yang lebih tinggi.

Di sisi lain, pengacara Meta dan YouTube membantah bahwa kecanduan tersebut sepenuhnya merupakan kesalahan mereka. Mereka mencatat bahwa K.G.M. telah memiliki riwayat masalah kesehatan sejak usia muda, termasuk trauma akibat kekerasan domestik. Pengacara meminta juri untuk mempertimbangkan konteks kehidupan pribadi penggugat.

Sidang ini, yang diperkirakan berlangsung enam minggu, akan menjadi sebuah preseden hukum penting bagi banyak kasus serupa di AS. Beberapa saksi, termasuk Mark Zuckerberg, diharapkan memberikan kesaksian. Meskipun Meta dan YouTube menyatakan tidak bertanggung jawab atas konten pihak ketiga, Snapchat dan TikTok telah mencapai kesepakatan damai dengan penggugat dan tidak lagi terlibat dalam perkara hukum ini.

Exit mobile version