Golovinamari.com – Istilah “till jannah” semakin sering terdengar di berbagai media sosial, terutama dalam konteks pernikahan dan ucapan selamat. Frasa yang menggabungkan bahasa Inggris dan Arab ini memiliki makna harfiah “hingga ke surga”, mencerminkan harapan pasangan Muslim untuk hubungan yang langgeng hingga kehidupan setelah mati.
Dalam Islam, “till jannah” mengekspresikan visi pernikahan yang lebih mendalam dibandingkan ungkapan Barat “till death do us part”. Bagi umat Muslim, kematian tidak menjadi akhir dari hubungan, melainkan awal dari pertemuan kembali, jika keduanya beriman dan beramal salih. Al-Qur’an menguatkan konsep ini dengan ayat yang merujuk pada kebersamaan pasangan di surga, seperti dalam Surat Az-Zukhruf ayat 70 yang menyatakan bahwa bersama pasangan, mereka akan merasakan kebahagiaan abadi.
Namun, mencapai hubungan yang abadi hingga surga tentu memerlukan usaha. Kesamaan akidah dan keimanan menjadi syarat utama. Pasangan yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan bersabar menghadapi ujian rumah tangga juga memiliki peluang besar untuk meraih tujuan ini. Mereka diajarkan untuk tidak hanya mengedepankan aspek fisik, tetapi juga spiritual dalam hubungan mereka.
Untuk memperkuat ikatan tersebut, doa menjadi sarana penting. Salah satu doa yang dianjurkan adalah agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati, sebagaimana tercantum dalam Surat Al-Furqan ayat 74. Harapan ini tidak hanya untuk kehidupan dunia, tetapi juga untuk kebersamaan di surga.
Dengan demikian, ungkapan “till jannah” bukan sekadar frasa trend, melainkan refleksi dari nilai-nilai yang mendalam dalam menjalani kehidupan berumah tangga menurut prinsip-prinsip Islam.