Golovinamari.com – Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh ADEKMI bekerja sama dengan Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) dan Ikopin University pada Kamis, 8 Januari 2026, membahas penguatan kurikulum Mata Kuliah Koperasi di perguruan tinggi. FGD ini bertujuan untuk memperkuat peran koperasi mahasiswa sebagai inkubator kewirausahaan serta mendorong pengembangan koperasi modern yang berbasis digital dan berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, Prof. Purwanto menjelaskan bahwa kurikulum koperasi sejalan dengan implementasi Asta Cita yang menjadi fokus Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam memperkuat ideologi Pancasila dan pengembangan sumber daya manusia. “Koperasi mahasiswa merupakan inkubator wirausaha yang penting,” ujar Purwanto.
Menurutnya, peran koperasi di kalangan mahasiswa sangat krusial, karena tujuan utama dari inkubator usaha tersebut adalah untuk memberdayakan mahasiswa menjadi wirausaha melalui paradigma koperasi. Dengan demikian, koperasi mahasiswa berfungsi sebagai hub untuk memfasilitasi pertumbuhan wirausaha di kalangan mahasiswa.
FGD ini juga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk mendukung pengembangan kurikulum koperasi yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam menghadapi era digital. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang diperlukan di masa depan.
Dengan upaya ini, diharapkan koperasi mahasiswa tidak hanya akan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga dapat memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, hal ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan kewirausahaan di Indonesia.